Prinsip Kerja Jaringan Gpon Fiber Optic


Perkembangan teknologi komunikasi ketika ini telah berkembang dengan pesat, hadir dengan penemuan ketika ini dengan nama Passive Optical LAN. Mengusung teknologi Gigabit Passive Optical Network (GPON) dengan kecepatan tinggi bisa menjawab kebutuhan susukan komunikasi internet, video, IP TV, VOIP dengan kecepatan tinggi untuk memenuhi kebutuhan telekomunikasi ketika ini yang semakin meningkat. Teknologi GPON bisa jauh melampaui kecepatan Gigabit Ethernet pada jaringan LAN (Local Area Network )

Semakin berkembangnya jaman perubahan arah teknologi telekomunikasi perlu ada perubahan, tidak menyerupai 30 tahun kemudian yang masih memakai media tembaga dalam proses pengiriman data internet kini sudah berubah memakai serat fiber optic.

GPON bisa menghemat konsumsi listrik alasannya perangkat ini merupakan perangkat pasif di sebagian titik jaringan sehingga akan menghemat dari sisi biaya hingga perangkat yang di gunakan. Passive Optical Network menunjukkan kinerja yang baik di bandingkan LAN, begitu juga dalam hal keamanan.

Prinsip Kerja

Sinyal awal yang berbentuk signal electrik ini pada transmitter diubah oleh transducer elektrooptik (Laser Dioda) menjadi gelombang cahaya yang kemudian ditransmisi kan melalui kabel serat optik menuju Receiver yang terletak pada ujung lainnya dari serat optik, pada receiver signal optik ini diubah oleh transducer Optoelektronik ( Dioda) menjadi signal electrik kembali. 

Berikut ini diagram jaringan GPON Fiber Optic


Apa yang dimaksud FTTH
Fiber To The Home merupakan jaringan yang menghubungkan sentra layanan dengan pelanggan atau Customer Premises Equpment (CPE) memakai kabel Fiber Optic

Apa laba bila memakai Fiber Optic.
1. Dapat mengirimkan data hingga 1000 Mbps

2. Dalam satu kabel fiber optic sanggup menyalurkan gosip dua arah (Transmite dan Receive) berbeda denan kabel tembaga yang memerlukan saluran berbeda untuk arah kirim dan terima.

3. Dapat melayani data Voice, Video, atau di sebut dengan layanan Triple Play

4. Memiliki sifat redaman yang kecil sehingga jarak yang di rekomendasikan dengan layanan sentra BTS hingga ke pelanggan ialah 20 Km.

5. Teknologi fiber optic sanggup memakai splitter atau satu core fiber sanggup di cabangkan ke beberapa pelanggan sehingga akan lebih efisien, 

Arsitektur FTTH


Berikut klarifikasi dari diagram diatas mulaimdari sentra layan ke pelanggan

1. OLT Optical Line Terminal mempunyai fungsi
    – Bekerja pada Layer 2 OSI
    – OLT Sebagai Multiplexer & Mengubah Elektrik menjadi Optik. Menyediakan Interface
      antara sistem PON dan Service Provider (data/video/voice)
    – ONU ialah CPE dari sistem PON
    – OLT Terdiri dari Modul PON dan Modul NMS (Network Management System)
    – Modul PON Terdiri dari PON dan Ethernet/SFP

2. ODF Optical Distribution Frame, mempunyai fungsi ;

    – Sebagai kawasan Splitter untuk mendistribusikan Fiber Optic ke ODC
    – Sebagai kawasan terminasi fisik jaringan fiber optic
    – Sebagai kawasan monitoring

3.  Feeder Cables Kabel Fiber Optik Sebagai penghantar Layanan 
    – Kabel fiber optic utama dari ODF ke ODC ada 3 jenis kabel yang bisa di gunakan
    – Kabel Duct yang memakai pelindung pipa PVC 
    – Kabel yang di tanam di dalam Tanah ( Burried Cables) dengan pelindung pipa HDPE.
    – Kabel Udara atau aireal cable yang di pasang pada tiang besi atau beton.

4. ODC Optical Distribuion Cabinet berfungsi sebagai berikut :
    – Titik sambung untuk distribusi area yang lebih kecil
    – Tempat splitter untuk memecah core inti fiber ke beberapa core fiber
    – Tempat koneksi dari Kabel Feeder ke Kabel Distribution


5.  Kabel Distribution berfungsi mendistribusikan layanan ke area yang lebih kecil
    – Menggunakan kabel tipe single core single tube SCST
    – Penghubung antara ODC dengan ODP

6.  ODP Optical Distribution Point berfungsi
    – Sebagai titik terminasi kabel drop optic ke pelanggan
    – Sebagai titik distribusi kebel distribusi ke beberapa saluran drop optic dengan 
      memakai splitter

7. Dropp Optic saluran penghubung ke pelanggan berfungsi.
    – Penghubung dari ODP ke saluran rumah
    – Menggunakan jenis kabel insensitive bending yang tahan terhadap lekukan.
    – Panjang maksimum 250 meter
    – Kapasitas 1, 2, 4 core  

8.  OTP Optical Termination Premises. perangkat passive yang di tempatkan di instalasi rumah berfungsi.
    – Titik terminasi selesai pada pelanggan.
    – Tempat koneksi kabel drop optik dengan kabel indooor optik (patchcord)

9.  Indoor Fiber Optic Cables,
    – Kabel fiber optic yang di pasang di dalam rumah di sebut juga dengan kabel patchcord kedua ujung terdapat konektor

10. Roset Optic kotak kawasan penghubung antara kabel drop optic dengan patchore ke arah ONT/ONU

11.  ONT/ ONU = Optical  Network Terminal atau Optical Network Unit berfungsi.
       – Melakukan konversi sinyal optic menjadi sinyal elektrik
       – Sebagai alat demultiplexer layanan berupa Voice, Video / IP TV dan Data Internet 
    
Perangkat Aktif Dalam Jaringan Fiber Optik
1. Switch
2. Media Converter
3. OLT (Optical Line Terminal)
4. ONU / ONT (Optical Network Unit)
5. SFP (Small Form-Factor Pluggable)